#22
Wednesday, 13 September 2017September 13, 2017
Pertiwi
Menyanyi
Di negeri agrari kita dilarang bertani
Di negeri bernenek moyang seorang peluat
kita tak bisa melaut
Di negeri yang terhampar sawah kita
memanen gedung yang mewah
Di negeri yang mengedepankan demokrasi
kita tidak bebas berorasi
Mengumpat di balik safari sembari onani
Transaksi yang menjadi saksi kami
bersuara
Sandiwara massal di panggung terbesar
Yang berjabat tangan saling menyalahkan
Yang berjanji saling mengingkari
Mengubur milyaran ikan untuk kami makan
Memendam padi yang harusnya menjadi nasi
Di keterbukaan kami mencari yang
disimpan
Di keberagaman kami masih tak bisa
nyaman
Di negeri pertiwi hanya yang merdu yang
bisa menyanyi
Di negeri pertiwi yang bersuara sumbang
dipaksanya bungkam
Semakin kau pendam
Semakin nyala dendam
Semakin kau bungkam
Semakin kami enggan diam
Biarkan kami selalu menjadi benalu
bagimu
Jika kebenaran tak bisa menyadarkan kami
bergerak melawan
Bandung, 2017
Zamzami Nurrohmat






